Manajemen Brilian Menuju Crash Landing

Lama sudah saya tidak nge-blog sejak libur lebaran kemarin. Lebaran tahun ini begitu indah. Bertemu dengan keluarga, sanak family meskipun jauh di kampung halaman yang untuk menjangkaunya saja harus berkorban sakit pinggang karena lamanya perjalanan dan puasa lanjutan karena gaji sudah habis untuk berlebaran. Sangat terasa betapa berharganya waktu liburan yang singkat ini.

Liburan selesai, kemudian aktivitaspun dimulai kembali dengan load pekerjaan romusha yang begitu menguras pikiran dan tenaga. Perusahaan tidak mau dirugikan karena harus membayar THR untuk karyawan. “Berlibur kok malah dibayar oleh perusahaan, mestinya kan gajinya malah dipotong karena ga masuk kerja”, begitu pendapat para pemegang kendali perusahaan tempat saya bekerja. Akhirnya karyawan harus bekerja siang dan malam tanpa lembur dengan alasan gajinya bulan ini lebih banyak.

Sungguh pemikiran yang “brilian” untuk manajemen perusahaan ini. Cukup untuk membuat 2 orang karyawan mengundurkan diri sekaligus bulan ini, dan 1 orang lainnya untuk bulan depan. Sementara itu, ejection seat saya sudah di depan mata. Tinggal menunggu sumbu dinamit terbakar habis…lalu berakhirlah sudah serial perusahaan ini di Fightmaster Explore. Bayang-bayang “crash landing” yang akan dialami perusahaan ini semakin nyata dengan perkiraan waktu yang progresif semakin dekat. Lalu munculah daftar produk-produk MIcrosoft di dalam benak saya saat ini : ” OUTLOOK for another OFFICE from my WINDOWS ”